Nawakara Integrasikan AI dalam Sistem Pengawasan Bisnis
Sinyalmedia.com – Perusahaan teknologi Nawakara resmi mengumumkan bahwa sistem pengawasan bisnis mereka kini dilengkapi kecerdasan buatan (AI). Integrasi ini dirancang untuk mempermudah monitoring operasional, mendeteksi risiko lebih cepat, dan mengoptimalkan kinerja perusahaan secara real-time, menjadikan pengelolaan bisnis lebih efisien dan akurat.
Sistem pengawasan tradisional sering kali bergantung pada pemantauan manual dan analisis data historis, yang membutuhkan waktu dan rentan terhadap kesalahan manusia. Dengan hadirnya AI, Nawakara menghadirkan solusi cerdas yang dapat memproses data secara otomatis, mendeteksi pola, dan memberikan rekomendasi secara langsung kepada manajemen. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengambil keputusan lebih cepat dan tepat.
“Integrasi AI dalam sistem kami adalah langkah besar untuk menghadirkan pengawasan bisnis yang lebih proaktif. Kini, perusahaan dapat memantau setiap aktivitas operasional secara real-time, mendeteksi risiko sejak awal, dan mengoptimalkan proses bisnis dengan lebih efisien,” ujar CEO Nawakara, Dian Pratama.
Ia menambahkan bahwa teknologi ini juga dapat menyesuaikan analisis berdasarkan tren bisnis dan kebutuhan masing-masing perusahaan. Fitur unggulan sistem AI Nawakara mencakup monitoring otomatis, deteksi anomali, dan analisis prediktif. Monitoring otomatis memungkinkan manajemen melihat seluruh aktivitas bisnis secara live, dari produksi hingga distribusi, tanpa harus berada di lokasi. Deteksi anomali menggunakan algoritma AI untuk mengidentifikasi potensi masalah atau penyimpangan operasional yang mungkin luput dari pengawasan manusia. Analisis prediktif membantu perusahaan memperkirakan tren, risiko, dan peluang bisnis sehingga dapat mengambil langkah strategis lebih awal.
Keunggulan lain dari integrasi AI ini adalah kemampuan personalisasi dashboard dan laporan sesuai kebutuhan manajemen. Data yang ditampilkan dapat dikustomisasi berdasarkan departemen, proyek, atau indikator kinerja utama, sehingga setiap tim mendapat informasi yang relevan dan actionable. Hal ini mempermudah koordinasi lintas departemen dan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan. Para pengguna awal sistem Nawakara mengaku puas dengan kemudahan dan kecepatan yang diberikan AI.
“Sistem ini sangat membantu kami memantau operasional harian dan mendeteksi masalah lebih cepat. Sebelumnya, kami membutuhkan laporan manual yang memakan waktu berjam-jam. Sekarang, semua bisa dipantau secara real-time,” ujar Rini Suryani, Manajer Operasional di salah satu perusahaan retail pengguna Nawakara.
Selain efisiensi operasional, integrasi AI juga membantu mengurangi risiko dan potensi kerugian. Dengan deteksi dini dan analisis prediktif, perusahaan dapat mengambil tindakan preventif sebelum masalah berkembang menjadi krisis. Hal ini meningkatkan stabilitas operasional dan keamanan bisnis secara keseluruhan.
Nawakara menargetkan adopsi teknologi ini tidak hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga bagi UKM yang ingin meningkatkan sistem pengawasan dan manajemen risiko mereka. Perusahaan berharap AI dapat menjadi standar baru dalam pengelolaan bisnis modern, di mana pengawasan real-time, akurasi data, dan analisis prediktif menjadi kunci keberhasilan.
Dengan sistem pengawasan berbasis AI ini, Nawakara menegaskan posisinya sebagai pelopor teknologi cerdas untuk bisnis, memberikan solusi yang mampu meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kinerja perusahaan di era digital.