Puskesmas Ringinarum Buka Pelayanan Herbal dan Layanan KTPA
Sinyalmedia.com – Puskesmas Ringinarum terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Terbaru, fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama ini resmi menghadirkan pelayanan herbal serta layanan KTPA (Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak) sebagai bagian dari upaya memperluas akses kesehatan yang holistik, preventif, dan berorientasi pada perlindungan sosial.
Peluncuran dua layanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadiran pelayanan herbal dinilai memberikan alternatif pengobatan yang aman dan berbasis kearifan lokal, sementara layanan KTPA menjadi bentuk komitmen nyata puskesmas dalam mendukung perlindungan perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.
Pelayanan Herbal Berbasis Kesehatan Tradisional
Pelayanan herbal di Puskesmas Ringinarum diselenggarakan dengan mengacu pada standar pelayanan kesehatan tradisional yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Layanan ini memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) dan ramuan herbal yang telah melalui proses edukasi, pengawasan, serta pendampingan tenaga kesehatan terlatih.
Kepala Puskesmas Ringinarum menyampaikan bahwa layanan herbal ditujukan untuk mendukung pengobatan konvensional, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan terapi komplementer. Beberapa keluhan kesehatan ringan seperti gangguan pencernaan, pegal otot, daya tahan tubuh menurun, hingga pengelolaan stres dapat ditangani melalui pendekatan herbal yang aman dan terkontrol.
“Pelayanan herbal bukan pengganti pengobatan medis, tetapi menjadi pelengkap yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Kami memastikan semua prosedur dilakukan secara profesional dan sesuai regulasi,” ujarnya.
Selain pelayanan langsung, puskesmas juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan tanaman obat yang benar, dosis yang aman, serta cara pengolahan yang higienis. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mencegah penggunaan herbal yang tidak tepat.
Layanan KTPA Perkuat Perlindungan Sosial
Selain pelayanan herbal, Puskesmas Ringinarum juga membuka layanan KTPA sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan ruang aman untuk melaporkan dan menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Layanan ini mencakup konseling, pendampingan psikologis, rujukan medis, serta koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait.
Layanan KTPA disiapkan dengan prinsip kerahasiaan, empati, dan perlindungan terhadap korban. Tenaga kesehatan dan petugas yang terlibat telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani kasus sensitif secara profesional dan berperspektif korban.
Menurut pihak puskesmas, keberadaan layanan KTPA sangat penting mengingat masih banyak kasus kekerasan yang tidak terlaporkan akibat rasa takut, stigma, atau kurangnya informasi. Dengan adanya layanan ini, masyarakat diharapkan lebih berani untuk mencari bantuan dan mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini.
Kolaborasi dan Pendekatan Terpadu
Pelayanan herbal dan layanan KTPA di Puskesmas Ringinarum tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan program kesehatan lain seperti promosi kesehatan, pelayanan ibu dan anak, serta kesehatan mental. Puskesmas juga menjalin kerja sama dengan pemerintah desa, kader kesehatan, serta lembaga terkait untuk memperluas jangkauan layanan.
Pendekatan terpadu ini bertujuan menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada penyembuhan penyakit, tetapi juga pencegahan, perlindungan, dan pemberdayaan masyarakat. Edukasi rutin, penyuluhan, serta kegiatan berbasis komunitas menjadi bagian penting dari strategi tersebut.
Harapan bagi Masyarakat
Masyarakat Ringinarum menyambut baik kehadiran dua layanan baru ini. Banyak warga menilai bahwa pelayanan herbal memberikan pilihan pengobatan yang lebih dekat dengan budaya lokal, sementara layanan KTPA menghadirkan rasa aman dan perhatian terhadap isu sosial yang selama ini kerap luput dari perhatian.
Puskesmas berharap, dengan hadirnya pelayanan herbal dan layanan KTPA, kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan semakin meningkat. Ke depan, puskesmas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana, serta inovasi layanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Hadirnya pelayanan herbal dan layanan KTPA di Puskesmas Ringinarum menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Inovasi ini menunjukkan bahwa puskesmas tidak hanya berperan sebagai pusat pengobatan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam perlindungan sosial, edukasi kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat dan aman.